Syarah
Al Aqidah Al Wasithiyah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (Bag.5)
Oleh : Syaikh Sa'id bin Ali bin
Wahfi Al-Qahthaniy rahimahullah
AYAT-AYAT DAN HADITS-HADITS TENTANG
SIFAT-SIFAT ALLAH
Setelah Syaikhul Islam رحمه الله تعالى menyebutkan akidah Firqah Najiyah secara
ijmal, yaitu: Iman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya,
rasul-rasul-Nya, Hari Akhir dan takdir yang baik maupun yang buruk dari Allah,
maka beliau mulai menjelaskan hal itu secara mendetail. Beliau رحمه الله menyebutkan bahwa di antara manifestasi
iman kepada Allah adalah iman kepada apa yang disifatkan oleh-Nya untuk
diri-Nya, atau oleh rasul-Nya صلي الله عليه وسلم,
tanpa tahrif, ta'thil, takyif atau tamtsil.
Beliau رحمه
الله lalu menyebutkan sejumlah ayat dan hadits shahih yang di situ
Rasulullah صلي الله عليه وسلم menetapkan
Sifat-sifat Allah عزّوجلّ, dengan penetapan
yang layak bagi-Nya. Dalam hal ini, beliau رحمه الله
bermaksud menegaskan bahwa tidak ada jalan bagi seorang muslim untuk mengetahui
Sifat-sifat Rabbnya yang Maha Tinggi dan Asma'-Nya yang Maha Indah, melainkan
melalui perantaraan wahyu. Asma' dan Sifat-sifat Allah itu bersifat tauqifiyah
(hanya bisa diketahui dari Allah). Maka, apapun yang ditetapkan oleh Allah bagi
diri-Nya, atau oleh Rasulullah صلي الله عليه وسلم,
kita meyakininya. Demikian pula, apa yang dinafikan oleh Allah dari diri-Nya,
atau oleh Rasulullah صلي الله عليه وسلم,
kita menafikannya. Cukuplah bagi kita informasi yang datang dari Al-Qur'an dan
As-Sunnah yang shahih ini.
Di antara ayat dan hadits yang
disebutkan oleh beliau رحمه الله adalah sebagai
berikut:
SIFAT FI'LIYAH DAN SIFAT DZATYAH
BAGI ALLAH
Sifat-sifat Allah dibagi menjadi dua
:
Yang Pertama: Sifat Dzatiyah: yaitu sifat yang tidak terpisahkan dari
Allah Ta'ala. Maka, la sejak dahulu dan tetap menyandang sifat tersebut.
Misalnya : Ilmu, Hidup, Kuasa, Mendengar, Melihat, Wajah, Telapak, Tangan,
Mata, Kaki, Raja, Agung, Besar, Perkasa, Tinggi, Tari, Telapak Kaki, Kaya,
Kasih Sayang, dan Berbicara.
Yang Kedua : Sifat Fi'liyah : yaitu sifat yang berkaitan dengan
kehendak dan kekuasaan Allah. Misalnya : Bersemayan, Turun, Tiba, Tertawa,
Ridha, Ta'ajub, Murka, Datang, Menghidupkan, Mematikan, Gembira, Marah, Benci,
Cinta. Semua sifat ini disebut Qadim (ada sejak dahulu) dari segi jenisnya dan
baru dari segi terjadinya satu persatu. Sifat-sifat tersebut, juga sifat-sifat
Fi'liyah yang lain, berkaitan dengan kehendak Allah. Bila Dia berkehendak, Dia
melakukannya sedangkan bila Dia tidak berkehendak, Dia tidak melakukannya.1
SIFAT FI'LIYAH SEKALIGUS DZATIYAH
Kadang-kadang suatu sifat bisa
dikategorikan dalam sifat Fi'liyah sekaligus Dzatiyah. Misalnya sifat berbicara
(kalam), asalnya merupakan sifat Dzatiyah, karena Dia sejak dahulu dan tetap
berbicara. Tetapi bila dilihat dari terjadinya satu persatu, berbicara
merupakan sifat Fi'liyah, karena berbicara itu berkaitan dengan kehendak-Nya.
Dia berbicara kalau menghendaki. Sebagaimana firman Allah Ta'ala:
إِنَّمَا
أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئاً أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
"Sesungguhnya perintah-Nya,
apabila Dia menghendaki sesuatu, hanyalah mengatakan, Jadilah !', maka
terjadilah ia." [Yasin:82]
Setiap sifat yang berkaitan dengan
kehendak Allah Ta'ala, adalah mengikuti kebijaksanaan-Nya. Kadang-kadang hikmah
tersebut kita mengerti, tetapi kadang-kadang kita tidak mampu mengetahuinya.
Akan tetapi kita yakin dengan seyakin-yakinnya bah-wa Allah tidak menghendaki
sesuatu apapun, kecuali hal itu sesuai dengan hikmah. Hal ini diisyaratkan
dalam firman Allah :
وَمَا
تَشَاءُونَ إِلا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا
"Dan kamu tidak mampu
(menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Bijaksana."2 [QS.Al-Insaan : 30]
......bersambung, insya Allah
Sumber : https://www.facebook.com/note.php?saved&¬e_id=10150704228776221
Sumber : https://www.facebook.com/note.php?saved&¬e_id=10150704228776221
________________________________________________
1_Ibid hal.30
2_Ad-Dahr : 30 Lihat “Al-Qawa’id
Al-Mutsla fi Shifatillah wa Asma’ihi Al-Husna”, hal.24









0komentar:
Poskan Komentar
Silahkan berkomentar di postingan ini. Jika Anda ingin membalas komentar seseorang di postingan ini, anda bisa menggunakan fasilitas reply dengan cara mengawali komentar Anda pada baris pertama dengan:@Nama Pengkomentar atau @Kode Angka Komentar (Sering ada beberapa nick yang sama, maka Anda gunakan id komentar, id komentar berbeda setiap komentar, Klik reply untuk mengetahuinya...) Contohnya Penulisan Komentar:
@7203927038009495451.0
Artikel yang sangat mencerahkan, Syukron