Pertanyaan:
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya:
Jika seorang wanita memakai minyak rambut di kepalanya lalu ia mengusap rambutnya dalam wudhu, apakah wudhunya itu sah atau tidak?
Jawaban:
Sebelum menjawab pertanyaan ini, saya ingin menerangkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam kitab-Nya,
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan
shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan
sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.” (Al-Maidah: 6)
Di sini terkandung perintah untuk membasuh anggota wudhu dan mengusap
bagian yang harus disapu serta mengharuskan untuk menghilangkan sesuatu
yang menghalangi mengalirnya air pada anggota wudhu. karena jika
terdapat sesuatu yang dapat menghalangi mengalirnya air pada anggota
wudhu, berarti orang itu belum membasuh atau mengusap bagian itu.
Berdasarkan hal ini kami katakan, jika seseorang menggunakan minyak
pada anggota wudhunya, misalnya minyak itu akan menjadi beku hingga
menjadi suatu benda padat, maka pada saat itu wajib baginya untuk
menghilangkan benda padat itu sebelum ia membersihkan anggota wudhunya.
Sebab jika minyak itu telah berubah menjadi benda padat maka hal itu
akan menghalangi air untuk sampai pada kulit anggota wudhu, dan pada
saat itulah wudhunya dianggap tidak sah. Sedangkan jika minyak itu tidak
berubah menjadi benda padat, sementara bekasnya masih tetap ada pada
anggota wudhu, maka hal ini tidak membatalkan wudhu. Akan tetapi dalam
keadaan seperti ini hendaknya seseorang menguatkan tekanan telapak
tangannya saat membasuh atau mengusap anggota wudhu tersebut. Karena
umumnya minyak itu bisa mengalihkan aliran air, bahkan bisa jadi bagian
anggota wudhu tidak terkena air jika tidak ditekankan saat membasuh atau
mengusapnya
.
Sumber: Fatwa-Fatwa Tentang Wanita, Jilid 1, Darul Haq, Cetakan VI 2010, konsultasisyariah.com
Publikasi: artikelassunnah.blogspot.com













0komentar:
Poskan Komentar
Silahkan berkomentar di postingan ini. Jika Anda ingin membalas komentar seseorang di postingan ini, anda bisa menggunakan fasilitas reply dengan cara mengawali komentar Anda pada baris pertama dengan:@Nama Pengkomentar atau @Kode Angka Komentar (Sering ada beberapa nick yang sama, maka Anda gunakan id komentar, id komentar berbeda setiap komentar, Klik reply untuk mengetahuinya...) Contohnya Penulisan Komentar:
@7203927038009495451.0
Artikel yang sangat mencerahkan, Syukron