Saat jumpa pers pada Senin (17/10/2011),
Mayjen Nasser Al Arfaj selaku komandan pasukan kemanan pasukan haji
mengatakan, "Kami telah terjunkan 400 petugas untuk memonitor dan
menghentikan mereka yang mencoba menyusup ke zona haji melalui
jalan-jalan gurun pasir."
Menurutnya, ada sejumlah perubahan rencana
keamanan haji tahun ini dibandingkan tahun lalu, utamanya terkait
masalah lalu lintas dan transportasi, setelah ada kajian mendalam
bersama Kementerian Urusan Kota dan Desa.
"Kami juga telah mempertimbangkan kajian yang
telah kita pelajari di tahun-tahun terakhir sembari mempersiapkan
rencana dan mengadopsi metode baru yang akan meningkatkan pelayanan dan
membuat jamaah senang," katanya.
Al-Arfaj mengatakan sebagian besar petugas
yang diterjunkan dalam pengamanan haji kaya pengalaman dalam menangani
jamaah dengan cara yang efisien.
"Kami telah menyiapkan titik pengecekan
(check points) di semua pintu masuk ke Makkah. Hal ini akan mencegah
masuknya orang-orang yang tidak memiliki izin yang sah haji dan
mengurangi jumlah jamaah ilegal, "ungkapnya.
Tidak ada perubahan besar dalam rencana lalu
lintas untuk pergerakan jamaah haji antara tempat-tempat suci di Mina,
Arafah dan Muzdalifah selama hari-hari puncak haji.
Dia menekankan, kereta monorel Mashair akan
mengangkut lebih dari 400.000 jamaah tahun ini sehingga mampu mengurangi
jumlah bus di jalan.(arb/sic)Disadur: www.alsofwah.or.id
Publish: artikelassunnah.blogspot.com










0komentar:
Poskan Komentar
Silahkan berkomentar di postingan ini. Jika Anda ingin membalas komentar seseorang di postingan ini, anda bisa menggunakan fasilitas reply dengan cara mengawali komentar Anda pada baris pertama dengan:@Nama Pengkomentar atau @Kode Angka Komentar (Sering ada beberapa nick yang sama, maka Anda gunakan id komentar, id komentar berbeda setiap komentar, Klik reply untuk mengetahuinya...) Contohnya Penulisan Komentar:
@7203927038009495451.0
Artikel yang sangat mencerahkan, Syukron