Jawab:
Saya belum pernah menemukan bukti-bukti yang menunjukkan hal itu, baik yang sifatnya meneguhkan maupun yang sifatnya menafikan. Namun tidak diragukan lagi, bahwa Isa as adalah salah seorang dari rasul-rasul yang telah disebutkan dan dipuji Allah swt. dalam al-Qur`an. Allah swt. telah berfirman yang artinya: "Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan"185
Bisa jadi Isa termasuk dari mereka yang disebutkan dalam ayat di atas, sekalipun keterangannya tidak disebutkan. Barangkali orang yang telah memeriksa kitab-kitab Bani Israel ada menemukan berita-berita yang berkaitan dengan biografi kehidupan Isa, menikah atau tidak menikahnya beliau.186 Wallahu A`lam bi as-Shawaab.
185. QS. ar-Ra`d: 38.
186. Dalam kitab Fath al Baari 6/568, al-Hafizh ibn Hajar ada menyebutkan sebuah riwayat dari Nu`aim ibn Hammaad pada kitab al-Fitan, berasal dari hadits Ibn Abbas bahwa ketika itu Isa menikah di bumi dan berdiam selama 19 tahun.
Oleh syaikh Abdullah Bin Abdurrahman Al- Jibrin









2komentar:
Kami diajarkan tidak untuk membenarkan atau menyalahkan sesuatu, apalagi soal iman, itu urusan antara pribadi dengan Tuhannya. Untung kami adalah kami, yang tidak terpancing emosi dengan sesuatu yang disalahkan oleh padamu. Thx.
Nah, coba ditunjukkan, mana yang memaksa dalam artikel di atas. Kita beragama pakai ilmu, bukan pakai perasaan.
Poskan Komentar
Silahkan berkomentar di postingan ini. Jika Anda ingin membalas komentar seseorang di postingan ini, anda bisa menggunakan fasilitas reply dengan cara mengawali komentar Anda pada baris pertama dengan:@Nama Pengkomentar atau @Kode Angka Komentar (Sering ada beberapa nick yang sama, maka Anda gunakan id komentar, id komentar berbeda setiap komentar, Klik reply untuk mengetahuinya...) Contohnya Penulisan Komentar:
@7203927038009495451.0
Artikel yang sangat mencerahkan, Syukron