Kesalahan-Kesalahan Setelah Shalat

Di posting kali ini kita masih membahas tentang masalah shalat, karena shalat itu sangat penting bagi umat islam. Shalat itu membedakan antara Muslim dan Kafir. Jadi kita harus benar dalam menjalankan ibadah shalat menurut Al-Qir'an dan As-Sunnah menurut pemahaman Salauf Shaleh.

Beberapa hal yang biasa dilakukan oleh banyak orang setelah shalat fardhu (wajib) yang lima waktu, tetapi tidak ada contoh dan dalil dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan para Sahabat رضي الله عنهم.

Diantara Kesalahan dan Bid'ah tersebut ialah :


1. Mengusap muka setelah salam.231

2. Berdo'a dan berdzikir secara berjama'ah yang dipimpin oleh imam shalat.232

3. Berdzikir dengan bacaan yang tidak ada nash/dalilnya, baik secara lafazh maupun bilangannya, atau berdzikir dengan dasar yang dha'if(lemah) atau maudhu'(palsu).
Contohnya :

- Sesudah shalat membaca "Alhamdulillah"
-Membaca Surat Al-Fatihah setelah salam
-Membaca beberapa ayat terakhir surat Al-Hasyr dan lainnya.

4. Menghitung Dzikir dengan memakai biji-bijian tasbih atau yang serupa dengannya. Tidak ada satu pun hadits yang shahih tentang menghitung dzikir dengan biji-bijian tasbih, bahkan sebagian maudhu'(palsu).233 Syaikh Al-Albani رحمه الله mengatakan: " Berdzikir dengan biji-bijian tasbih adalah bid'ah."234

Syaikh Bakr Abi Zaid mengatakan bahwa Berdzikir dengan menggunakan biji-bijian tasbih menyerupai orang-orang Yahudi, Nasrani, Bhudha, dan perbuatan ini adalah bid'ah dhalaalah.235

Yang disunnahkan dalam berdzikir adalah dengna menggunakan jari-jari tangan :
Dari Abullah bin 'Amr رضي الله عنه, ia berkata: " Aku melihat Rasulullah صلى الله عليه وسلم menghitung bacaan tasbih (dengan jari-jari) tangan kanannya."236

Bahkan, Nabi صلى الله عليه وسلم memerintahkan para sahabat wanita menghitung : Subhanallah,alhamdulillah, dan mensucikan Allah dengan jari-jari, karena jari-jari akan ditanya dan diminta untuk berbicara (pada hari kiamat).237

5. Berdzikir dengan suara keras dan beramai-ramai (dengna koor/berjama'ah)

Allah عزوجل memerintahkan kita berdzikir dengan suara yang tidak keras (Qs. Al-A'raaf ayat 55 dan 205, lihat Tafsiir Ibni Katsir tentang ayat ini).

Nabi صلى الله عليه وسلم melarang berdzikir dengan suara keras sebagaimana diriwayatkan oleh Imam al-bukhari, Muslim dan lain-lain.

Imam asy-Syafi'i menganjurkan agar imam atau makmum tidak mengeraskan bacaan dzikir.238

6. Membiasakan/merutinkan berdo'a setelah shalat fardhu (wajib) dan mengangkat tangan pada do'a tersebut (perbuatan ini) tidak ada contohnya dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم
239

7. Saling berjabat tangan sesudah shalat fardhu (bersalam-salaman). tidak ada seorang pun dari sahabat atau Salafus Shaleh رضي الله عنهم yang berjabat tangan (bersalam-salaman) kepada orang yang disebelah kanan atau kiri, depan atau belakangnya apabila mereka selesai melaksanakan shalat. Jika seandainya perbuatan itu baik, maka akan sampai (kabar) kepada kita, dan ulama akan menukil serta menyampaikannya kepada kita (riwayat yang shahih).240

Para ulama mengatakan: "Perbuatan tersebut adalah bid'ah."241

Berjabat tangan dianjurkan, akan tetapi menetapkannya setiap selesai shalat fardhu tidak ada contohnya, atau setelah shalat shubuh dan 'Ashar, maka perbuatan ini adalah bid'ah.242
Wallaahu a'lam bish Shawaab.

_____________________________________
231 LIhat, Silsilah al-Ahadiits adh-dha'iifah wam Maudhuu'ah no. 660 oleh Imam Al-Albani.
232 Al-I'tishaam Imam asy-Syathibi hal. 455-456 tahqiq Syaikh salim al-halabi, Fataawa Al-Lajnah Ad-Daimah VII/188-189, as-Sunan wal Mub-tada'aat hal. 70 perbuatan bid'ah, (al-Qaulul Mubiin fii akhthaa-il Mushalliin hal. 304-305)
233 Lihat, Silsilah al-Ahadiits adh-dha'iifah wam Maudhuu'ah no. 83 dan 1002.
234 Silsilah al-Ahadiits adh-dha'iifah I/185.
235 As-Subhah Taariikhubawa Hukmuha, hal. 101 cet. I Daarul 'Ashimah 1419 H - Syaikh Bakar bin 'Abudillah Abu Zaid.
236 Hadits shahih, riwayat Abu Dawud no. 1502, dan at-Tirmidzi no. 3486. shahihh at-Tirmidzi III/146 no. 2714, shahih Abu Dawud I/280 no. 1330, al-Hakim I/547, al-Baihaqi II/253.
237 Hadits hasan, riwayat Abu Dawud no. 1501 dan at-Tirmidzi no. 3486 dan al-Hakim I/157. Dhisankan oleh Imam An-Nawawi dan Ibnu Hajar Al-Asqalani.
238 Fat-hul Baari II/326 dan al-Qaulul Mubiin hal. 305.
239 Lihat Zaadul Ma'aad I/257 tahqiq al-Arna'ut. Majmuu' Fataawa Syaikh bin Bazz XI/167, dan Majmuu' Fataawa Rasaa-il 'Utsaimin XIII/253-259.
240 Tamaamul Kalaam fi Bid'iyyatil Mushaafahah ba'das salaam - Dt. Muhammad Musa Alu Nashr.
241 Al-Qaulul Mubiin fii Akhbhaa-il Mushaliin hal.293-294 Syaikh Masyhur Hasan Slaman
242 Al-Qaulul Mubiin fii Akhbhaa-il Mushaliin hal. 294-295 dan Silsilah al-Ahaadiits Ash-sgahiihah I/53.

sumber Refrensi

Do'a & Wirid - Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

37 komentar:

  1. Wah baru tau kalo ternyata bersalam-salaman setelah sholat termasuk bid'ah.

    BalasHapus
  2. kalau sudah tahu sebaiknya ditinggalkan

    BalasHapus
  3. assalamu'alaykum ustadz,,
    saya bukan mau menyalahkan atau membenarkan,,
    tapi saya mau tanya,,
    apabila semua itu adalah bid'ah karena mengacu kepada tidak ada dalil dan tidak ada contoh dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم, maka apabila kita setelah shalat kemudian melakukan kegiatan rutinitas kita seperti membaca buku(karena msh mahasiswa); mencangkul(karena profesinya petani); jaga gerbang(karena satpam); mengetik(karena penulis); bongkar mobil(karena kerja d bengkel); apakah smua itu juga bid'ah?? karena di antara profesi2 atw kerjaan rutinitas kita mungkin ada yg tidak ada dalilnya atw dicontohkan
    Rasulullah صلى الله عليه وسلم
    1 contoh lagi, kalau yang perokok,kemudian setelah shalat kemudian merokok, atw yang terbiasa setelah shalat shubuh kemudian tadarus kemudian dilanjut lari pagi,,apakah bid'ah juga??
    karena mengacu pada tidak ada dalilnya atw dicontohkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم
    (karena tidak ada contoh
    Rasulullah صلى الله عليه وسلم untuk lari pagi).
    kalaupun smua itu dilakukan,,bukankah itu di luar shalat,karena dilakukan setelah shalat.
    jadi,apakah kita mau jungkir balik atw tidur setelah shalat,,smua itu kan dilakukan di luar shalat,,bukan ketika shalat.
    maaf ustadz,,saya masih awam,jadi masih banyak yang harus diperbaiki.
    1 lagi pertanyaan ustadz,,apabila smua yang diatas tersebut adalah bid'ah,,mohon dibahas juga hal2 yg sunnah dilakukan setelah shalat.
    terima kasih ustadz,,afwan kl banyak tanya,msh awam....
    wassalamu'alaykum...

    BalasHapus
  4. wow, saya baru tau apa itu bid'ah

    setelah googling, ternyata ini definisinya.
    http://www.asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=29
    dan yang dimaksud dengan "orang awam" mungkin dijelaskan pada 3 paragraph terakhr pada artikel tsb.

    BalasHapus
  5. @4254623517785846917.0

    sepertinya antum belum tahu definisi dari bid'ah dari segi bahasa dan syar'i.
    lebih baik antum baca dulu arti bid'ah.

    hanya sekedar memberitahu bukan menjawab.
    bid'ah disini adalah yang berkaitan dengan agama kalau untuk selain agama tidak ada bida'ah.
    contohnya
    di zaman rasul tidak ada motor dan dizaman sekarang ada itu bukanlah bid'ah yang di maksud di artikel ini.
    tapi yang di maksud bida'ah dalam masalah agama. yang orang melakukannya dengan niat untuk beribadah tapi tidak ada contoh dari rasulullah salallahu alaihi wasalam.
    wallahi a'lam

    BalasHapus
  6. @5550966574303570721.0syukron ustadz atas penjelasannya,,
    mohon juga post-kan hal2 yang sunnah dilakukan setelah shalat,ustadz.
    Jazakumullah khoir..
    assalamu'alaykum..

    BalasHapus
  7. @5181668018426596612.0

    insya allah ya akhi

    BalasHapus
  8. Assalamualaikum Wr Wb

    Pak Ustad bagaimana hukum mengunakan Internet?apakah juga termasuk dalam bid'ah juga?sekiranya juga diberikan sarannya.Saya masih harus belajar tentang bid'ah

    wassalam

    BalasHapus
  9. @5800388864005411987.0
    wa'alaikumsalam
    berarti anda belum bahan tentang bid'ah
    coba anda baca artikel ini
    http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-1.html
    link di atas akan menjelaskan tentang bi'dah

    BalasHapus
  10. Assalamualaikum Ustadz
    Mau tanya neh ustadz terkait dg mslh amalan yang tidak ada dasar hukumnya dalam Quran dan Hadis menurut salafi hukumnya bid;ah, 1)Sholat pakai sarung dan kopiah sebagaimana umumnya yg dilakukan muslim di Indonesia kan tidak pernah dilakukan Rasulullah, beliau kan pakai jubah, apakah Sholat pakai sarung dan kopiah termasuk perbuatan bid'ah.
    2) Mslh laki2 diperintahkan cukur kumis dan memelihara janggut, apakah ada penjelasan ilmiahnya?
    3) Mslh rambut ketiak dan rambut kemaluan, bukankan sgl sesuatu ciptaan Allah kan pasti ada manfaatnya, tmsk rambut di kemaluan dan di ketiak? masa hrs dicabuti?
    3)Masalah salaman punya makna mulia yaitu silaturahmi, kenapa salaman setelah Sholat tidak diperbolehkan, berarti kaum salafi menganggap bid'ah orang yg bersilaturahmi dong?.
    4)Mslh rambut di dada, di kaki, di tangan punya laki juga bisa mengunndang syahwat perempuan, mengapa rambut nyang ini kok gak diperintahkan dicukur?
    Sekian dulu pertanyaan saya ustadz, Asalamu'alaikum.

    BalasHapus
  11. @680442431835768126.0
    wa'alaikum salam
    anda sepertinya kurang memahami arti bid'ah secara sempurna

    saya jawab
    1 siapa bilang rasul g pernah pke sarung
    coba antum baca di bukahri rasul pernah pake sarung
    2 itu rosullulah yg perintahkan sendiri bahwa kita harus mencukur kumis dan memelihara janggot
    kita harus taat karena yg nyuruh rosul sendiri
    3 rambut di ketiak harus dicabut karena ada perintah dari rosul dan rambut kemaluan bukan di cabut tapi di cukur karena ada peritah dari nabi kita
    4 karena tidak ada perintah dari rosulullah

    saya tanya kpd anda kalau rosul udah nyuruh gmn harus dituruti atau tidak?

    jawab

    wallahu a'lam

    BalasHapus
  12. Assalamu'alaikum...
    Ustadz, maksunya "mengangkat tangan pada do'a tersebut (perbuatan ini) tidak ada contohnya dari Rasulullah" itu bagaimana ?

    BalasHapus
  13. afwan ustadz, untuk kesalahan yang tertulis no urut 6 , tentang kebiasaan berdoa setelah sholat fardhu dan mengangkat tangan ketika berdo'a. saya menemukan jawaban yang berbeda di website ini juga. berikut saya copy paste jawaban dari ustadzaris di bawab ini. Mohon penjelasannya.

    وأما رفع النبى يديه فى الدعاء فقد جاء فيه أحاديث كثيرة صحيحه وأما مسحه وجهه بيديه فليس عنه فيه إلا حديث أو حديثان لا يقوم بهما حجة

    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan, “Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya ketika berdoa itu terdapat dalam banyak hadits yang shahih. Sedangkan mengusap wajah setelah berdoa maka tidak ada dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melainkan satu atau dua hadits yang lemah sehingga keduanya tidak bisa dijadikan sebagai dalil” (Majmu Fatawa Ibnu Taimiyyah juz 22 hal 519-cetakan standar).

    BalasHapus
  14. orang "gila..."3 Oktober 2011 11.51

    orang "gila..." said
    apa semua bid'ah itu di larang walaupun bid'ah itu bermanfaat?

    BalasHapus
  15. @1925056950343318384.0
    tidak semua bid'ah itu sesat
    ada bid'ah yg boleh yaitu bid'ah dalam hal dunia itu bebas asal tidak melanggar syari'at

    wallahu a'lam

    BalasHapus
  16. assalamualaikum...apa hukumnya membaca beberapa ayat terakhir?
    karena saya pernah mendengar salah satu ustadz ternama menyarankan untuk membaca nya.....terimakasih wassalamualaikum

    BalasHapus
  17. kadang terlalu mudah memakan nash, tapi yang penting tasamuh dengan pendapat masing2

    http://www.ustadzfarid.com/2011/10/menengadahkan-tangan-ketika-berdoa.html

    BalasHapus
  18. di mana antum membedakan ini agama dan itu bukan agama dalam masalah bid'ah?

    BalasHapus
  19. sy mau tanya,

    ditempat tinggal sy yg baru ini, orang2 setelah shalat berjamaah (shalat wajib) berzikir/membaca wirid bersama2/dipimpin oleh imam. ketika sy jadi makmum terkadang sy ikuti yg begituan terkadang tidak. sy bingung ketika sy diminta sy jadi imam, setelah selesai shalat kalau tdk sy imami wirid dan doa, apa kata makmum dibelakang, karena tidak semua pemahaman mereka sama, setelah wirid dan doa mereka biasa bersalam salaman, ketika sy jadi imam apa sy harus mengikuti kebiasaan mereka ? kalau tdk sy ikuti, mereka akan menganggap sy aneh dikarenakan mereka blm paham. bagaimana solusinya agar sy tdk ikut hal2 yg bid'ah dan perasaan makmum tidak tersakiti, krn menjaga ukhuah itu wajib. mhn pencerahannya terima kasih

    BalasHapus
  20. SEDIH SEDIH SEDIH banget…krn solat 5 waktu dirumah kecuali subuh…bukan karena ajaran sesat. namun krn klo di mesjid alfatihah imam SANGAT CEPAT, aku gak bisa membaca tamat alfatihah di rokaat manapun shg solatku batal, klo aku paksa kejar maka tajwid-ku pun rusak dan itu batal juga solatnya. apakah pendapatku untuk tidak shalat berjamaah bersamaa imam dapat dibenarkan? aku sudah berusaha untuk mencari masjid yang bacaan alfatihanya aga panjang tapi belum ketemu mohon bimbingannya

    BalasHapus
  21. Habis sholat baca Alfatehah aja gak boleh apa lagi baca qur'an....pasti lebih gak boleh pak ya....

    BalasHapus
  22. اسﻻم عليكم و رحمت الله و بركاته

    (Buat yg berkomentar)
    Sebelum komentar pahami benar benar pengertian tentang bid'ah..
    Baik itu secara duniawi walaupun secara agama..

    Permasalahan agama ga bisa di tentukan lewat pemikiran otak manusia.. smua harus berdasarkan perintah Allah dan rasul صلىه عليه وسلم

    Coba ane mau tanya.. peristiwa isra mi'raj masuk akal ngga ?.. masuk ngga ke pemikiran otak manusia.. ?
    apa bisa nabi terbang ke tujuh lapisan langit dengan kurun waktu 1 malam ?..

    kan ga mungkin kalo di dalam pemikiran otak manusia..
    Smua permasalahan agama ga bisa di tentukan lewat otak manusia.. semua harus berdasarkan pedoman terbesar kita yaitu alqur'an & hadist (hadist yg di maksud disini bukan hadist asal asalan. Tapi hadist shohih yang diriwayatkan oleh para sahabat sahabat nabi) itu aja intinya mah..
    Satu lagi.. kita harus selalu inget hadist tentang bid'ah ini..

    كل بدعت ضﻻلت و كل ضﻻلت فى النار"
    kullu bid'atin dolalah wa kullu dolalatin fin naaar
    "Setiap bid'ah adalah sesat dan setiap kesesatan tempatnya di neraka"

    وسﻻم عليكم ورحمت لله و بركاته

    BalasHapus
  23. paparan yg bagus.yg bertanya pun baik baik orgnya.yaitu benar benar bertanya.bukan mengajak debat.

    BalasHapus
  24. selagi tidak menyalahi syari'at hajar man.....

    BalasHapus
  25. kelak dineraka ada seorang muslim yg masuk neraka setelah ditanya kenapa ente masuk neraka jawab nya'' karna dulu ketika ane selepas shalat ane salam salaman dg sesama muslim'' wekekekekek mungkin nggak ya

    BalasHapus
  26. kelak dineraka ada seorang muslim yg sedang disiksa ,ketika ditanya sama temanya yg sedang disiksa pula 'kenapa ente masuk keneraka mas'' jawab si muslim '' dulu ketika ane didunia ketika selepas shalat ane bersalam salaman dengan sesama muslim akhirnya ane masuk neraka deh'' wekekekekekek

    BalasHapus
  27. kalo setelah sholat tdk boleh baca fatihah atau yg lain, terus hukum tadarus qur'an setelah sholat ketika bulan Ramadhan gimana ?

    BalasHapus
  28. cuma mau nambahin aja. kalo salam2an setelah sholat itu tanda untuk berterima kasih karena sudah merapatkan shaf.
    trus yg menghitung biji tasbih itu sebenarnya bukan menghitung. buat tanda aja biar ga kelebihan. semua kalo positif thinking ya ga jadi bid'ah asal doanya kepada Allah insya Allah ga menjadi bid'ah. dan Allah pun maha tau kok.
    trima kasih.

    BalasHapus
  29. pada keminter semua. kalian muslim semua bukan sih?? jangan bikin perpecahan antara umat muslim donk.... jangan terlalu keminter makanya. yg bikin bid'ah tuh yang keminter suka adu domba dan bikin perpecahan. dan HATI HATI. MUNGKIN YG PUNYA BLOG INI MEMANG SENGAJA UNTUK MENGADU DOMBA ANTAR UMAT MUSLIM. JADI BIASA AJA LAH. jangan terlalu BERLEBIHAN.

    BalasHapus
  30. pada keminter semua. kalian muslim semua bukan sih?? jangan bikin perpecahan antara umat muslim donk.... jangan terlalu keminter makanya. yg bikin bid'ah tuh yang keminter suka adu domba dan bikin perpecahan. dan HATI HATI. MUNGKIN YG PUNYA BLOG INI MEMANG SENGAJA UNTUK MENGADU DOMBA ANTAR UMAT MUSLIM. JADI BIASA AJA LAH. jangan terlalu BERLEBIHAN.

    BalasHapus
  31. pada keminter semua. kalian muslim semua bukan sih?? jangan bikin perpecahan antara umat muslim donk.... jangan terlalu keminter makanya. yg bikin bid'ah tuh yang keminter suka adu domba dan bikin perpecahan. dan HATI HATI. MUNGKIN YG PUNYA BLOG INI MEMANG SENGAJA UNTUK MENGADU DOMBA ANTAR UMAT MUSLIM. JADI BIASA AJA LAH. jangan terlalu BERLEBIHAN.

    BalasHapus
  32. pada keminter semua. kalian muslim semua bukan sih?? jangan bikin perpecahan antara umat muslim donk.... jangan terlalu keminter makanya. yg bikin bid'ah tuh yang keminter suka adu domba dan bikin perpecahan. dan HATI HATI. MUNGKIN YG PUNYA BLOG INI MEMANG SENGAJA UNTUK MENGADU DOMBA ANTAR UMAT MUSLIM. JADI BIASA AJA LAH. jangan terlalu BERLEBIHAN.

    BalasHapus
  33. PAKAI SARUNG, KOPIAH JUGA BID'DAH KARNA TIDAK PERNA DIAJARKAN OLEH NABI

    BalasHapus
  34. bagaimana dengan sarung dan kopia apakah ini termasuk bi'dah

    BalasHapus
  35. DZIKIR BERSAMA DAN BERJABAT TANGAN SESUDAH SOLAT SUNNAH HUKUMYA DAN TERDAPAT DI BUKHORI MUSLIM.

    BalasHapus
  36. Wahabi... Bagaimana ente naik haji, Rasulullah SAW tdk pernah mencontohkan naik pesawat, apakah ente naik haji dng naik onta atau brjalan kaki?

    BalasHapus
  37. Ustadz, InsyaAllah saya paham dan menerima tulisan anda, cuma jika boleh kasih masukan kedepannya, dirinci 1 per 1 bab tersebut, kalo semua jenis kesalahan dituliskan dan ditulis dlm 1 artikel, dikhawatir sdr2 kita yg lain jadi berfikir negatif dan tdk mw menerimanya meskipun 7annya baik, karena diluar sana banyak orang berkarakter berbeda-beda. Mudah2an ustadz terus bersemangat dlm berdakwah dan selalu dimudahkan dalam menuntut ilmu, barakallahu fiik

    BalasHapus

Copyright © 2013 Artikel As-Sunnah.